Topik penting dan menarik yang akan saya bahas hari ini adalah Friendster, sebuah situs yang sangat terkenal (10 besar akses internet dari Indonesia) yang merupakan trend baru social life di Internet. Friendster seperti nama web ini bertujuan agar di internet pun kita bisa cari temen, kenalan, atau pacar. Ya, memang, menurut saya, cukup benar lah. Sekarang kita lihat banyak sekali orang (Indonesia) punya account friendster, cukup mudah, hanya membuat account dengan email (asli ataupun palsu) lalu password, lalu kita bisa upload photo kita(baik asli maupun editan) dan langsung add-add teman “maya” tersebut.
Kenapa?
Mencari teman lewat situs sosial dunia maya seperti halnya friendster, cukup mudah, tinggal klik dan orang bisa tahu kita mau jadi teman nya di dunia maya ini. Orang tersebut tinggal approve dan kita menjadi temannya(dan akan dicantumkan di halaman profil orang tersebut) DAN tentu saja, jika kita tanya..
1. Apakah kamu kenal orang itu?
2. Apakah pernah bertemu orang itu?
3. Apakah pernah ngomong dengan orang itu?
Jawabannya, sudah pasti, TIDAK, namun hal ini dianggap remeh hingga sekarang asal sudah add fs orang tersebut, kita bisa bilang “Wah, dia temen fs gw”, lalu dengan istilah, fs-an, main fs, bisa dikaitkan dengan MENCARI TEMAN hingga memang membuat nyali anak muda jaman sekarang itu hanya ketik, kirim, sms-an, chatting”-an, namun kalo ketemu orangnya langsung, diem seribu bahasa.
Kenalan lewat internet sendiri, disinyalir tidak akan membuat hubungan persahabatan. Orang cenderung BISA mengubah kepribadian aslinya lewat internet, yang kesehariannya buruk, bisa terlihat baik HANYA dari cara mereka MENGETIK. Tentu, yang namanya teman tidak bisa dianggap gampangan, seorang yang BENAR-BENAR TEMAN tentu tahu kelebihan dan kekurangan temannya, terutama dalam aspek emosi dan psikologi. Sifat orang sangat beragam, namun MELALUI INTERNET, semua itu seakan-akan dapat ditutup-tutupi dan lebih parahnya lagi, DENGAN SANGAT MUDAH.
Hidup sosial dalam kehidupan nyata tidak semudah bersosialisasi dengan orang lewat dunia maya tersebut. Seperti kita ketahui, dalam hidup, tepatnya dalam berinteraksi dengan orang lain, ada berbagai macam cara untuk berinteraksi dengan beribu-ribu karakter kepribadian orang. Sehingga dengan keseringan nyandu hidup sosial di internet, kita akan kehilangan naluri kita untuk bersosialisasi dengan orang dalam dunia nyata.
Tumpul
Seperti yang saya singgung diatas, sebuah dampak yang mengerikan(dan saya rasa menjijikan) adalah bahwa orang dengan mudah mengajak orang berteman, ngobrol lewat fasilitas comment (dulu testimonial) dari friendster ini, mengenaskan di kehidupan nyatanya, orang yang kuper bisa terlihat gaul di internet, di kehidupan nyata nya belum tentu berani ngajak orang kenalan atau ngajak orang ngobrol. Orang yang senang ber-friendster ria BIASANYA adalah pribadi yang tertutup, dan MELAMPIASKAN kebutuhan sosialnya lewat internet, dan BAHKAN sebuah permasalahan di internet dapat membuat orang tersebut menjadi stress di dunia nyata.
Tolak Ukur
Friendster, dengan berbagai kemudahan yang dimilikinya, menjadi sebuah TOLAK UKUR kehidupan bersosial orang, orang yang punya “online friend” banyak dianggap orang yang easy going, orang yang “online friend”nya sedikit dianggap orang yang kuper, orang yang komentarnya banyak dianggap terkenal dan sebagainya. Friendster kemudian dijadikan tolak ukur yang meluas sekarang ini, dan tentu saja, berbagai sifat orang yang kemudian dituangkan dalam wadah komunitas ini yang menyebabkan semua itu, sebagai contoh, saya pernah menemukan orang yang menganggap dirinya terkenal karena punya account friendster hingga 8 buah, dan saya sendiri tidak kenal orangnya, saya di add friend dan saya kaget, 8 buah account diberi nama, jika orang itu namanya adalah A, maka account namenya dari A 1 sampai A8, secara bareng nge-add account saya, dan saya rasa, 1000 teman disemua account beliau pun hasil nge-add dan pasti tidak lebih dari 10% orang yang dia add pernah dia temui, dan tidak lebih dari 8% orang yang dia add kenal baik dengan dia.
Dan kemudian, fasilitas Comment dijadikan ajang ngobrol dengan sistem sama-sama untung, dua orang yang kemudian saling ngobrol via fasilitas comment ini berhasil menambah jumlah comment yang dia punya dengan isi seperti ini :
“Hi”
“Hi juga”
“Pagi”
“Pagi juga”
“Lagi ngapain?”
“main”
“main apa?”
“main game”
“main game apa?”
“game online”
“judulnya?”
“xxxyyyzzz”
“oh, bagus ga?”
“bagus kok”
“wah ya udh deh aku mau kerja lagi”
“ok”
“c you”
“bye”
“bye”
“gud luck ya di kerjanya”
“gud luck di main nya”
dengan sepotong waktu saja, mereka berhasil menambah 11 comment ke profil mereka, dan lebih menjijikan lagi jika commentnya itu diberi hiasan-hiasan “ala” chatting atau internet yang menimbulkan kesan baik hati, dan sebagainya (namun buat saya sih menjijikan) contohnya seperti ini :
“hI….^^ aPa kBar?.. LgY nGapain??(^-^)v.. aKu lagI dI sKuL niH..”
dan kemudian terkadang diberi salam penutup berupa paksaan..
“”hI….^^ aPa kBar?.. LgY nGapain??(^-^)v.. aKu lagI dI sKuL niH..
reP yupHHH.. (^_^)”
terkesan tidak enak dilihat menurut saya pribadi.
Lalu bagaimana kemudian dijadikan ajang ngobrol, seperti sebagai sebuah server chatting..
dengan komentar tambahan :
“oFF”
“bRb”
apalagi dengan bonus di shout out dengan tulisan Online atau Offline atau Away, Be Right Back dan sebagainya.
Sebuah salah penggunaan dari fasilitas comment ataupun testimonial tersebut.
Curhat?
Pada dasarnya setiap manusia mempunyai kelebihan untuk membantu teman nya dalam kehidupan dan adakalanya hal ini harus dilakukan ketika mereka berinteraksi one on one.
Oleh karena itu, sering kita dengar istilah-istilah seperti curhat dan segala macam namanya yang intinya salah seorang yang sedang bermasalah mengemukakan isi hatinya lalu meminta solusi dari orang yang dianggap bisa membantu.
Tapi, ada saja orang yang mengemukakan hal tersebut ke dunia maya, yakni lewat blog atau FS dan saya menemukan berbagai kejadian aneh yang dicurhatin lewat FS dan sepertinya tidak mendapatkan tanggapan yang berarti, istilahnya : useless. Orang lalu lalang dalam traffic internet sehingga tidak akan membaca curhat orang lain. Oleh karena itu, tindakan semacam ini akan terlihat seperti sebuah tindakan bodoh membuka aib sendiri. Kurang lebih semacam ini :
Shoutout :
“sori yuphh… gw vakum FS.. co gw mutusin gw gara” gw kenaLan sama orang lwat fs..”
seperti yg temen” bakal jawab, gw sendiri dalam hati menjawab “emang gw pikirin”.. terkesan lucu kalo orang terutama cowo yg udh ngejer2 cewe lalu bertindak sedemikian rupa buat mendapatkan perasaan sang cewe lalu mutusin cewe tersebut karena cewe tersebut kenalan dengan cowo lain.. Seperti udh gw tulis diatas, (kalau teman” lagi ngejer cewe), usahakan jangan kenalan lewat friendster dan jangan pedulikan cowo lain yang kenalan lewat friendster.
Lalu seperti blog ini :
dear blog,(<<menurut gw ni mestinya dear diary ya).. gw ga tau harus milih jalan yang mana, akhirnya gw putusin aja cowo itu, gw rasa gw masi sayang banget sama dia tapi gw ga ngerasa gw bisa ngelanjutin hubungan kita (ok, menurut gw lu udh ga sayang ama dia). Gw akan selalu perhatiin dia. Gw ga tau kenapa, gw ga bisa hidup sendirian(bonyok lu kemana oiii), dan si “x” itu baik banget ama gw, dia perhatian banget, so untuk saat ini gw bakal pilih dia untuk jadi pasangan gw (jd intinya lu masi sayang ga sama co lu yg lama?)
posting blog diatas terlihat rancu dan muter-muter tanpa arah dan sekali lagi klo gw disuru comment buat posting ini, gw bakal tulis..”SO WHAT..”
karena pada dasarnya kalau orang ga kenal deket sama orang, sehingga ga tau masalahnya maka dia gak akan bisa ngasi solusi buat orang itu, sedangkan yang buka blog ORANG ini belum tentu temen baiknya, dan terlihat malah mengumbar” masalah yang menurut saya sifatnya personal ini.
Ancaman
Kali ini, mari kita sorot, BULLETIN BOARD sebagai tempat untung menaruh pengumuman penting yang disediakan oleh friendster, tapi lihat isinya sekarang di friendster account anda, kebanyakan hanya berisi 30Ques, 20 Ques dan sebagainya dan 80% isinya itu biasanya semacam buletin berantai berisi tidak berguna yang dibumbui ancaman untuk merepost buletin tersebut(yang gunanya untuk menuh-menuhin database friendster){hipotesis saya, ini dilakukan oleh situs tandingan friendster ato perusahaan yang mau mengakuisisi friendster)
seperti ini.:
| Friday, 22 August, 2008 7:19 PM | |
| Subject: | 55(<<fucking 55, what’s important) |
| Message: | 1. Apa hari ini menyenangkan?biasa ajahh(so?) 2. Udah makan lom? ude(egP) nga(trus?) .(????<<bahkan ga dijawab sama yg nulis bulbo ini) 6. Kamu sayang temen ga? ialah(masa ya iya donk) . 7. Siapa? semua(swt kepo amat) nga(tuh kan kepo lagi) . 9. Kenapa? .<<gadijawab sama yg bikin bulbo.. (untuk q selanjutnya ga gw kasi komentar karena KEBANYAKAN) |
Apalagi biasanya, bulbo tersebut dikasi bumbu semacam ini :
“repost bulbo ini dalam 5 menit, kasi judul (mis : tanggal hari ini+tanggal ultah kamu), kalo ga repost maka kamu akan jomblo selama (mis : tanggal hari+tanggal ultah kamu : bulan ini )tahun ”
Bikin sesek aja…
Conclusen :
Oleh karena itu, saya berharap yang baca posting saya ini, bisa menggunakan friendster sebagai media yang berguna.
Originally written by IvN
©2008 IvNetwork
Entries (RSS)
October 27th, 2008 at 6:44 pm
hehehehe..kocak..
suka banget sama tulisan yang ini. panjang sih, tapi bisa bikin gw baca sampe abis.
dan contoh2nya (plus komennya) bikin si gw senyum2..
salam kenal ^-^ (klo komen kaya gini ganggu juga ga?)hohohoho
January 4th, 2009 at 9:01 pm
hahaha, nice inpo. lucu lucu.^^d